Gejala Prostat

Gejala prostat umumnya tidak begitu dirasakan bila masih di awal. Gejala prostat umumnya sama dengan seakit batu kemih atau terganggunya bagian saluran kandung kemih. Prostat sendiri merupakan sebauh kelenjar yang bertugas dalam mengatur peredaran air seni dan air mani. Pada laki-laki yang sudah lanjut usia, kelenjar ini sering membesar dan menghambat pengeluaran air seni.

Gejala Prostat

Gejala Prostat

Gejala Prostat

Berikut ini ada beberapa gejala dari gejala prostat sebagai munculnya gangguan prostat adalah :

  • Sering buang kecil
  • Buang air kecil tidak tuntas
  • Rasa ingin baung air kecil setelah selesai buang air kecil
  • Terkadang disertai nyeri ketika buang air kecil
  • Secara umum gangguan prostat terjadi pada laki-laki berusia di atas 40 tahun, tetapi laki-laki dengan usia lebih muda dapat pula terkena gangguan prostat.

Hiperplasia noduler atau pembesaran prostat jinak ditemukan pada sekitar 20% pada laki-laki berusia 40 tahun. Angka ini akan meniingkat menjadi 70% pada usia 60 tahun dan menjadi 90% pada usia 70 tahun. hanya 50% seseorang yang menderita prostat dengan bukti-bukti mikroskopik hiperplasia noduler yang memiliki pembesaran prostat yang bisa didetkesi secara klinis, pada individu ini hanya 50% yang menunjukkan gejala klinis. Hiperplasia noduler prostat merupakan persoalan yang sangat besar pada lebih kurang 30% populasi laki-laki kulit putih Amerika yang berusia di atas 5 tahun dengan gejala sedang hingga berat. Tidak ada hubungan yang ditemukan antara hiperplasia prostat jinak (BPH/benign prostatic hyperplasia) dan karsinoma prostat.

Gejala prostat yang sudah diketahui apabila tidak segera ditangani akan beranjak menjadi penyakit prostat yang cukup serius yakni kanker prostat yang sebagian besar menyerang usia lanjut. Ketika memasuki usia 40 tahun kerja prostat akan semakin menurun ditambah lagi penurunan fungsi hormon tubuh yang semakin berkurang. Ketika prostat berubah menjadi pembesaran prostat jinak dan kanker prostat. Tentunya hal ini sulit dibedakan dan diperlukan pemeriksaan yang dapat mendeteksi dini sekaligus membedakan antara kanker prostat dengan pembesaran prostat jinak.

Gejala Prostat yang ditimbulkan umumnya muncul di malam hari ketika seseorang pergi tidur seperti rasa ingin buang air kecil di malam hari dan terbangun, air kemih yang tidak tuntas di keluarkan sehingga perasaan masih ada air kemih yang belum keluar, rasa sakit ketika baung air kecil.

Gejala lain yang harus diperhatikan ketika prostat mengalami pembesaran prostat jinak, adalah :

  1. Rasa sakit ketika berkemih
  2. Terkadang air kemih yang keluar bercampur dengan darah
  3. Rasa sakit ketika berhubungan seksual, sehingga sulit untuk ereksi dan cepat ejakulasi
  4. Sering meraskan nyeri atau kaki terutama sakit punggung bawah dekat dengan tulang ekor, pinggul atau paha atas

Gangguan prostat yang terjadi yang umum dialami oleh pria bisa disebabkan 3 jenis gangguan prostat beriut ini :

  1. Pembesaran pada prostat
  2. Prostatitis
  3. Kanker prostat

Penyakit prostatitis merupakan salah satu jenis gangguan prostat yang biasanya terjadi pada usia muda, selain itu gangguan lain yang biasanya terjadi pada pria diatas 50 tahun. Jadi, jika belakangan ini Anda merasakan dorongan atau buang air kecil yang berubah seperti Anda menjadi lebih sering bangun di malam hari karena adanya dorongan atau desakan untuk buang air kecil yang menjadi sangat sudah ditahan, atau bahkan Anda merasakan gejala akit saat sedang berkemih, kemungkinan hal ini merupakan salah satu gangguan prostat yang terjadi.

Gangguan Prostat

Jenis gangguan prostat yang masih belum diketahui, karena gangguan pada prostat selalu menunjukkan beberapa sinyal atau gejala yang sama. Dan biasanya setelah penderita melakukan pemeriksaan diri ke dokter maka akan diketahui jenis dari gangguan yang sedang dialami. Namun, jika gejala ini dialami oleh pria yang usianya lebih muda, maka kemungkinan besar bisa diakibatkan karena penyakit prostatitis.

Lokasi dari prostat berada pada bawah kandung kemih, letaknya di belakang kemaluan dan juga tepat di depan rektum. Prostat membungkus di sekitar uretra yang merupakan salah satu tabung yang bisa membawa urin dari kandung kemih untuk menuju keluar dari penis. Pada bagian bawah prostat terdapat suatu bagian yang berhubungan atau berkaitan dengan uretra yang mempunyai tanggung jawab dalam mengontrol atau mengendalikan aliran urin. Hal itulah mengapa perubahan yang terjadi dari prostat akan sangat mempengaruhi aliran urin.

Fungsi dari prostat adalah untuk membantu memproduksi cairna yang warnanya putih disebut dengan semen atau air mani. Cairan ini kemudian akan membawa sperma menuju keluar dari penis dan bisa menjadi nutris untuk sperma. Lokasinya yang tersembunyi dan juga ukurannya yang kecil, maka keadaan prostat secara fisik bukan hanya dapat diketahui lewat uji rektal digital. Pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi suatu pembesaran pada prostat, mengalami infeksi atau juga muncul beberapa benjolan dari perubahan tekstur di prostat. Fungsi dari prostat adalah membantu kontrol aliran urin.

Selama aktivitas seksual sedang berlangsung, besikula seminalis yang menempel pada prostat kemudian akan menghasilkan prostat yang bercampur dengan cairan pada prostat sehingga kemudian akan terbentuk air mani. Tabung yang berasal dari testis kemudian akan membawa sperma yang berasal dari testis menuju ke sperma dimana kemudian akan bercampur air mani. Cairan ini pada akhirnya akan keluar lewat uretra saat ejakulasi sedang berlangsung.

Gejala Prostat

Posted in Gejala Prostat | Tagged , , , , , , , , | Comments Off

Penyakit Kanker Prostat Pada Pria

Penyakit Kanker Prostat Pada PriaProstat merupakan salah satu organ pada pira yang kaya akan darah, namun prostat tidak mempunyai pembuluh darahnya sendiri yang bisa masuk ata bisa keluar dengan sendirinya, tidak memiliki tempat saluran life sendiri dan tidak memiliki kapsula sendiri, karena prostat merupaan salah satu penebalan dinding pada saluran kemih. Kanker prostat pada pria merupakan salah satu masalah yang sering terjadi. Hal ini dianggap jika sekitar sepuluh persen pria yang usianya diatas 60 tahun biasanya akan mengalami masalah penyakit kanker prostat ini. Namun mereka yang masih berusia dibawah sekitar 50 tahun masih jarang terlihat mengidap penyakit ini.

Penyakit Kanker Prostat Pada Pria

Penyakit Kanker Prostat Pada Pria

 Penyakit Kanker Prostat

Hingga saat ini penyebab penyakit kanker prostat pada pria belum diketahui secara pasti. Namun disebut-sebut faktor keturunan merupakan salah satu yang bisa menjadi penyebab utama terjadinya kanker prostat ini. Resiko pada kanker prostat di keluarga yang anggota keluarganya mengalami penyakit ini biasanya akan lebih besar resiko untuk mengalaminya juga. Kanker prostat pada pria merupakan salah sat masalah yang mempunyai hubungan dengan kadar testosteron yang menetap seumur hidup.

Gejala penyakit kanker prostat pada pria biasanya ditandai dengan kanker pada penis yang ditandai dengan lesi ulseratif pada batang penis pria yang dirasakan nyeri ata tidak. Kanker pada testis biasanya ditandai dengan pembentukan terjadinya suatu massa pada testis pria yang bisa menimbulkan rasa sakit yang berbarengan dengan pertumbuhannya yang terjadi. Testis mungkin akan terasa berat dan juga bisa menimbulkan pegal serta bisa menimnbulkan genikomastia.

Penyakit kanker prostat pada pria merupakan asimptomatik atau mempunyai kaitan dengan meningkatnya frekuensi dan juga keinginan seseorang dalam berkemih, serta penurunan dari tekanan aliran urin yang terjadi. Ejakulat yang keluar bisa saja mengandung darah dan juga pada kasus yang parah bisa menimbulkan nyeri punggung atau sakit punggung.

Penyakit kanker prostat pada pria merupakan urutan kedua yang menempati peringkat ssetelah kanker paru. Penyakit ini merupakan suatu penyakit yang perlu diwaspadai. Cara penyembuhan yang dilakukan adalah dengan mencegah terjadinya penjalaran dari penyebaran penyakit kanker prostat ini.

Gangguan Prostat

Masalah yang terjadi pada prostat bukan hanya penyakit kanker prostat saja, melainkan masalah lainnya misalnya adalah pembengkakan pada prostat. Kelenjar prostat merupakan salah satu kelenjar yang kecil yang hanya dimiliki oleh pria saja. Letak dari kelenjar prostat adalah diantara penis dan kandung kemih serta mengelilingi sekitar uretra atau saluran yang bisa membawa urin dan juga kandung kemih pada penis.

Masalah yang terjadi pada prostat adalah 3 gejala prostat yakni pembesaran prostat, peradangan yang terjadi di kelenjar prostat atau prostatiti, dan juga penyakit kanker prostat :

  1. Pembesaran prostat
    Pembesaran prostat merupakan salah satu bentuk keadaan umum yang banyak dialami oleh lak-laki seiring dengan usia yang semakin bertambah pada pria. Gejala prostat ini biasanya akan mempengaruhi sekitar 15% pria yang usianya menginjak 40 tahun dan juga lebih banyak terjadi pada pria dengan usia 75 tahun ke atas mencapai 50 persen mengalami gejala prostat yang ditandai dengan pembesaran. Gejala prostat dengan pembesaran pada kelenjar prostat ini juga biasanya disebut dengan istilah BPH atau Benighn Prostatic Hyperplasia dan Hipertrofi prostat. Pembesaran pada prostat yang bisa mengakibatkan terjadinya gangguan disaat sedang kencing atau buang air kecil. Jika tidak segera diobati, maka hal ini akan membuat aliran urin mengalami hambatan dan kandung kemih yang pada akhirnya akan memunculkan suatu masalah di kandung kemih, saluran urin serta ginjal.

Hingga saat ini dokter masih belum tahu apa penyebab pasti dari prostat mengalami pembengkakan. Namun pada beberapa penelitian menunjukkan bahwa pembesaran pada kelenjar prostat yang berhubungan erat dengan produksi dari hormon testosteron.

Gejala prostat yang mengalami pembengkakan tidak selalu berbanding lurus dengan adanya gejala yang dialami oleh penderita. Dan beberapa pria yang mengalami gejala seperti ini bisanya menjadi sangat kuat padahal pembesaran yang dialami sifatnya kecil, dan sebaiknya jika ada pria yang mempunyai masalah ringan padahal keadaan prostatnya sudah membesar. Pembesaran yang terjadi pada kelenjar prostat yang banyak dialami oleh penderita biasanya bervariasi, semua tergantung dari tingkat keparahan masing-masing yang terjadi. Dan pada umumnya, gangguan menjadi semakin memburuk lagi jika hal ini tidak segera diobati.

Gejala Prostat

Gejala prostat yang terjadi adalah :

  1. Lemahnya pancaran saat sedang kencing
  2. Aliran kencing yang terputus-putus
  3. Tidak lampias saat sedang berkemih
  4. Inkontinensia atau beser
  5. Kencing yang tidak selesai
  6. Mengejan disaat sedang buang air kecil
  7. Mengalai masalah infeksi saluran kemih
  8. Rasa ingin buang air kecil lagi setelah buang air kecil
  9. Sisa kencing yang keluar selama beberapa detik pada akhir kencing
  10. Sering buang air kecil di malam hari
  11. Nyeri saat berkemih
  12. Pembentukan batu kandung kemih
  13. Fungsi dari ginjal yang mengalami penurunan.

Lakukanlah pemeriksaan ke dokter jika Anda merasakan gejala-gejala seperti dibawah ini. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan pada prostat Anda yang mengalami pembesaran atau juga adanya suatu gangguan yang lain yang bisa saja terjadi pada prostat Anda.

Penyakit Kanker Prostat Pada Pria

Posted in Gejala Prostat | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Diagnosis Penyakit Prostat

Diagnosis Penyakit Prostat – Menurut estimasi American Foundation for Urologic Disease, lebih dari setengah laki-laki berumur 50 tahun ke atas mengalami pembesaran prostat. Jumlah ini bertambah seiring bertambahnya umur dan pada umur 80 tahun diperkirakan bahwa 80 % laki-laki mengalaminya.

Diagnosis Penyakit Prostat

Diagnosis Penyakit Prostat

Penyakit Prostat

Jika prostat membesar, kelenjar prostat bisa menutupi sebagian aliran urine melalui ureter yang menyebabkan tekanan balik dalam ginjal. JIka tidak diatasi, kondisi ini bisa menimbulkan penyakit ginjal kronis. Untungnya sudah banyak pendekatan medis dan gizi yang tersedia untuk mengobati gangguan pada laki-laki.

Berikut beberapa cara Diagnosis Penyakit Prostat dan seputar gangguan prostat, diantaranya adalah :

  • Diagnosis Penyakit Prostat dapat dilakukan dengan tes warna kemih dan pembiakan kemih, di samping pemeriksaan PSA. Dapat ditanggulangi efektif selama 2-4 minggu dengan antibiotika yang daya penetrasinya baik ke dalam jaringan prostat, seperti ofloksasin dan kotrimoksazol yang keduanya membutuhkan resep dokter.
  • Diagnosis Penyakit Prostat dipastikan oleh dokter dengan mengambil sedikit jaringan prostat (biopsi) dengan alat khusus. Kanker ganas ini pada umumnya diderita lansia sangat lambat pertumbuhannya, bahkan dikatakan bahwa “banyak pria meninggal dengan kanker prostat dan tidak akibat kanker prostat”. Pengobatan harus dilakukan oleh dokter spesialis dengan obat-obatan khusus, antara lain dengan antihormon.

Gejala Prostat

Gejala prostat yang terjadi khususnya untuk gangguan prostat BPH adalah susahnya buang air kecil, bahkan disaat kandung kemih sudah dalam keadaan penuh. Dan seiring dengan waktu, biasanya masalah ini kemudian akan mempengaruhi otot-otot kandung kemih dan kemudian membuatnya lebih hipersensitif. Penderita biasanya akan lebih sering mengalami kegagalan untuk bisa mengosongkan kandung kemih, dan walaupun sudah bberusaha dengan keras dorongan untuk buang air kecil akan menjadi lebih sering lagi dan lebih sering terjadi di malam hari.

Gejala prostat lainnya adalah :

  1. Dorongan atau desakan untuk buang air kecil, bahkan pada beberapa pria kemungkinan mengompol tanpa bisa ditahan.
  2. Penundaan antara awal berkemih dan juga aliran urin
  3. Aliran urin yang lemah atau juga terputus-putus
  4. Urin yang menetes setelah buang air kecil
  5. Perasaan bahwa kandung kemih yang tidak kosong setelah melakukan buang air kecil
  6. Sakit punggung dibagian bawah, panggul, dan juga paha atas
  7. Adanya rasa sensasi terbakar disaat sedang buang air kecil

Namun pada setiap individu pasti menunjukkan gejala prostat yang berbeda-beda. Dan gejala lainnya yang juga bervariasi pada setiap individu yang terjadi disepanjang perjalanan penyakir prostat. Harus ditekankan dan ditegaskan bahwa gejala prostat diatas bukan berarti selalu menunjukkan bahwa adanya suatu pembesaran prostat. Penyakit lain yang bisa saja menimbulkan gejala yang sama lainnya.

Komplikasi Penyakit Prostat

Komplikasi yang terjadi dari penyakit prostat adalah kandung kemih yang tidak terkuras dan tidak keluar dengan sepenuhnya akan meningkatkan untuk terjadinya suatu resiko infeksi saluran kemih. Dan pada beberapa pria yang menderita penyakit BPH biasanya akan mengembangkan penyakit berubah menjadi batu kandung kemih. BPH juga bisa saja menyebabkan ketidakmampuan dengan total untuk bisa buang air kecil yang dikenal dengan istilah retensi akut. Hal ini biasanya diakibatkan karena suatu penyumbatan yang lengkap uretra dan juga merupakan salah satu keadaan yang gawat darurat secara medis yang membutuhkan suatu perawatan dengan segera untuk mencegah terjadinya ginjal mengalami kerusakan.

Jika diganosis penyakit prostat sudah dilakukan, maka dokter akan mulai melakukan penanganan penyakit prostat :

  1. Pemberian obat-obatan
    Beberapa jenis obat generasi baru yang baisanya disebut dengan alpha-blocker yang bisa membantu untuk melemaskan jaringan pada prostat dan membantu melancarkan air seni, terutama penyumbatan pada uretra yang terjadi tidak parah. Obat lain yang bisa membantu untuk mengurangi ukuran dari prostat dengan cara mengelola hormon testosteron. Obat-obatan jenis ini memungkinkan banyak penderita BPH dalam menghindari operasi sebagai salah satu jalan pengobatan.
  2. Pembedahan
    Untuk banyak kasus, operasi biasanya seringkali masih menjadi salah  satu cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan suatu masalah. Teknik yang biasanya banyak digunakan saat ini adalah Teknik TURP yakni Reseksi Transuretral Prostat. Dalam prosedur pembedahan endoskopik ini biasanya sebagian dari jaringan prostat yang mengalami pembesaran kemudian dikelupas. Jika prostat hanya mengalami pembesarannyang sedikit, maka mungkin cukup dengan membuat suatu sayatan kecil pada prostat untuk membantu mengurangi terjadina penyempitan pada uretra. Dan jika prostat mengalamo pembesaran maka kemungkinan untuk membuat suatu irisan pada perut dibagian bawah dan juga melakukan pembedahan secara terbuka. Namun prosedur ini biasanya jarang untuk dilakukan.
    Pembedahan mempunyai resiko lebih tinggi kompikasinya dibandingkan dengan minum obat-obatan. Dan diantara dari resiko obat-obatan yang diminum dan juga suatu pembedahan pada BPH adalah terjadinya impotensi, inkontinensia urin dan rejakulasi retrogard.

Salah satu penelitian menunjukkan bahwa sekitar 74% pria yang mengalami masalah ejakulasi retrogar, 14% mengalami masalah impotensi atau ereksi lemah, dan sekitar 5% pria mengalami masalah inkontinensia urin setelah melakukan operasi TURP.

Kateter merupakan salah satu cara lain yang dilakukan untuk mengatasi masalah gejala prostat. Pada beberapa penderita BPH dengan kasus retensi urin yang sudah tidak bisa melakukan operasi. Kateter bisa menjadi salah satu jalan alternatif untuk membantu mengatasi kondisi ini, yang bisa ditempatkan pada kandung kemih lewat uretra atau juga lewat perut bagian bawah. Namun dengan menggunakan kateter permanen, pasien biasanya lebih beresiko mengalami infeksi saluran kemih.

Diagnosis Penyakit Prostat

Posted in Gejala Prostat | Tagged , , | Leave a comment

Macam-Macam Penyakit Prostat

Macam-Macam Penyakit ProstatPenyakit prostat yang hanya dialami pria merupakan masalah yang cukup besar dan cukup mengganggu baik secara seksual maupun pribadi, penyakit prostat pada pria ini umumnya timbul ketika pria berusia diatas 50 tahun. Beberapa pria yang mengalami penyakit prostat dapat mengalami beberapa gejala prostat, seperti tidak dapat buang air kecil, sering berkemih di malam hari, sering merasakan sakit pada bagian panggul hingga ke daerah alat vital, air kemih yang dikeluarkan berjumlah sedikit, terkadang berkemih tidak sampai tuntas, dll.

Macam-Macam Penyakit Prostat

Macam-Macam Penyakit Prostat

Gangguan Prostat

Pria yang mengalami gangguan seputar prostat beraneka ragam, gangguan prostat itu sendiri terbagi menjadi 3 jenis gangguan prostat tersebut yang menjadi momok menakutkan bagi pria dewasa. Gangguan pada prostat memang kebanyakan dialami oleh pria yang berusia lanjut, namun risiko penyakit prostat ini dapat terjadi pada mereka pria yang berusia dewasa muda.

Prostat memiliki ukuran berat kurang lebih hingga 25 gram pada pria dengan rentang usia 25-30 tahun, jika diamati dengan menggunakan alat-alat medis ukuran prostat pria seperti biji kenari dengan diameter 4 cm. Prostat sendiri memiliki fungsi sebagai kelenjar seksual pria yang terletak di bawah saluran kandung kemih dan mengelilingi uretra.

Ketika pria mencapai usia pubertas, prostat mulai berfungsi mengeluarkan campuran cairan dan enzim yang sehat untuk menghasilkan sperma yang sehat juga. Namun seiring bertambahnya usia seorang pria, prostat akan mulai mengalami gangguan di seputar prostat karena hormon pria akan mulai mengalami penurunan fungsi. Pria dapat mengalami Macam-Macam Penyakit Prostat, diantaranya Macam-Macam

Penyakit Prostat adalah pembesaran prostat jinak, peradangan prostat, dan kanker prostat.

  • Pembesaran prostat jinak
    Pembesaran prostat jinak adalah keadaan dimana pertumbuhan kelenjar prostat yang berlebihan. Hal ini disebabkan oleh usia yang semakin bertambah sehingga mempengaruhi fungsi kerja hormon yang semakin menurun, fungsi sel leydig pada testis sebagai penghasil hormon androgen utama yakni testosteron
    Perubahan testosteron menjadi dehidrostestosteron (DHT) di dalam sel prostat menjadi faktor masuknya DHT ke dalam inti sel prostat yang dapat menyebabkan inskripsi pada RNA, sehingga terjadi pembentukan protein yang menyebabkan sel prostat bertambah banyak.
    Gejala prostat yang akan terjadi pada pembesaran prostat jinak adalah keluarnya air kemih yang sedikit, air kemih terkadang keluar tidak tuntas, dan sering berkemih pada malam hari.
  • Radang Prostat
    Radang prostat atau prostatitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri serhingga menyebabkan prostat mengalami peradangan dan membengkak. Saat prostat mengalami peradangan atau pembengkakan akan mulai merasakan sakit. Umumnya radang prostat ini lebih berisiko pada pria yang sering mengalami gangguan seputar saluran kemih atau radang saluran kemih.
    Bakteri yang diketahui yang menyebabkan radang saluran kemih kemudian berkembang menjadi radang prostat adalah bakteri jenis Escherichia coli, bakteri Klebsiella, Enterobakteri, Pseudomonas, Streptokokkus, dan Stafilokokkus.
    Gejala prosat yang sering diperlihatkan ketika terkena radang prostat, adalah sakit saat mengalami ejakulasi ketika melakukan hubungan seksual, sperma yang keluar bercampur darah, dan mengalami penurunan pada fungsi organ-organ seksual.
  • Kanker prostat
    Kanker prostat merupakan kanker yang hanya menyerang kelenjar prostat, sehinga sel-sel yang tidak normal tumbuh dan tidak terkendali.
    Kanker prostat sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yakni :
    a. Kanker prostat yang masih terbatas dalam organ prostat (kanker dini).
    b. Penyakit Kanker prostat yang sudah menyebat keluar prostat, baik ke organ sekitar maupun metastasis (penyebaran) jauh (kanker lanjut).
    Kanker prostat jarang sekali menyerang pria yang berusia di bawah 45 tahun. Namun penyakit kanker prostat ini selalu identik dengan faktor genetika keluarga (salah satu anggota keluarga pernah atau sedang mengalami kanker prostat).

Cara Mengobati Gejala Prostat

Cara mengobati gejala prostat yang terjadi adalah dengan melakukan beberapa langkah dibawah ini :

  1. Mengonsumsi jenis makanan yang mengandung vitamin E dan sebaiknya dimakan untuk membantu menjaga kesehatan tubuh. Ini merupakan salah satu jenis antioksidan alami yang mempu membantu menangkal radikal bebas di dalam tubuh
  2. Jangan minum minuman seperti alkohol, kafein dan termasuk bir
  3. Mengonsumsi produk yang berasal dari kedelai yang hars ditingkatkan, kandungan yang ada di dalam kedelai adalah kandungan isoflavon yang bisa membantu mencegah terjadinya pembesaran pada prostat dan penyakit kanker prostat.
  4. Makanan yang mengandung senyawa zinc yang harus dimakan. Zinc dinyatakan sebagai salah satu kandungan makanan yang membantu mengurangi terjadinya peradangan dan juga gejala lain dari infeksi prostat yang terjadi.
  5. Mengonsinsumi minyak biji rami yang membantu mencegah terjadinya peradangan dan juga pembengkakan.
  6. Melakukan olahraga sepeda unutk membantu mengurangi gejala prostat
  7. Mandilah dengan air hangat yang membantu untuk mengurangi rasa sakit yang muncul dan juga membantu dalam merelaksasikan otot perut dibagian bawah.

Langkah yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan prostat adalah :

  1. Sebaiknya jangan menunda buang air kecil dan lakukanlah dengan segera saat dorongan buang air kecil datang
  2. Hindarilah minuman yang mengandung alkohol serta kafein disaat makan malam
  3. Jangan minum air 2 jam sebelum tidur
  4. Cobalah unutk tidak minum obat-obatan yang dijual bebas dan obat penyakit sinusitis yang mengandung dekongestan atau juga obat antihistamin.

Macam-Macam Penyakit Prostat

Posted in Gejala Prostat | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Penyakit Prostat

Pencegahan Penyakit Prostat  – Prostat adalah kelenjar pada alat kelamin laki-laki yang melingkupi bagian atas lairan kandung kemih dan berbatasan dengan proses usus. Seseorang yang menderita pembengkakan prostat sering bangun pada malam hari untuk buang air kecil. Mengalirnya air kencing pada penderita radang prostat sangat lambat dan memerlukan waktu lama untuk mengosongkan kandung kemihnya. Air kencing yang keluar biasanya hanya menetes.

Pencegahan Penyakit Prostat

Pencegahan Penyakit Prostat

Pencegahan Penyakit Prostat

Terdapat beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk menghambat gangguan ini, memperbaiki saluran kemih dan menghindari retensi urine. Yang terpenting adalah :

  1. Jangan menahan keinginan untuk berkemih dan sebaiknya berkemih dalam posisi duduk sehingga otot-otot dasar panggul dalam keadaan rileks.
  2. Pada malam hari jangan banyak minum, tetapi siang hari perlu minum secukupnya.
  3. Menghindari alkohol dan kopi yang dapat memciu berkemih
  4. Menghindari imobilitas yag berkelanjutan, misalnya duduk selama berjam-jam.
  5. Mengkonsumsi makanan yang dapat memperkuat prostat, seperti semangka dan tomat yang mengandung antioksidan likopen.
  6. Menghindari konsumsi lemak karena dapat meningkatkan pembesaran prostat
  7. Mewaspadai beberapa jenis obat yang dapat memperburuk proses berkemih, misalnya beberapa diuretika, obat antidepresi dan beberapa antihistaminika serta obat antimampat (efedrin, fenilpropanolamin) yang sering kali terdapat dalam obat-obat flu bebas. Obat dekongestan ini memiliki efek samping menciutkan eher kandung kemih sehingga menyulitkan berkemih, bahkan ada kalanya berakibat tidak dapat berkemih sama sekali (retensi urine) sehingga pada pendeia harus dipasang kateter.

Prostat merupakan salah satu alat organ vital pria yang keberadaannya sangat penting karena peranannya adalah untuk membantu memproduksi semen atau juga air mani. Cairan dari semen adalah nutrisi bagi sperma dan juga sekaligus sebagai salah satu media yang bisa membantu mengantar sperma keluar dari penis disaat ejakulasi sedang terjadi. Dan posisi dari porstat yang terletak persis di dekat kandung kemih bawah.

Uretra merupakan tabung ata juga saluran yang bisa membantu mengangkut urin dari kandung kemih dan kemudian membawanya menuju keluar dari penis serta melewati pusat dari prostat. Jadi disaat sedang terjadi suatu pembengkakan dibagian prostat maka urin biasanya akan mengalami hambatan untuk bisa keliar. Hingga saat ini masih belum diketahui penyebab dari prostat mengalami pembesaran, namun beberapa penelitian mengungkapkan bahwa pembesaran yang terjadi saluran kelenjar prostat berhubungan erat dengan produksi dari hormon testosteron.

Faktor Resiko Gejala Prostat

Faktor resiko seseorang yang mengalami gejala prostat adalah :

  1. Pria yang berusia dibawah 40 tahun yang biasanya sangat jarahg mengalami pembesaran prostat. Di usia 55 yahun, 1 dari 4 pria mempunyai resiko gejala prostat yang mengalami pembengkakan dan di saat usia yang mencapai 75 tahun, setengah pria biasanya mengalami masalah yang terjadi pada prostat.
  2. Genetik
    Genetik atau keturunan berhubungan anatara darah dengan penderita yang mengalami penyakit prostat maka resiko ini juga akan semakin bertambah besar lagi.
  3. Wilayah
    Dari suatu penelitian menunjukkan bahwa adanya suatu pembesaran pada prostat terjadi lebih sering dibagian wilayah Amerika dan juga Australia. Penderita yang beraal dari Asia misalnya seperti Cina, India dan juga Jepang jumlahnya tidak banyak.

Pencegahan penyakit prostat harus dilakukan dengan baik. Jika Anda terlanjur menderita penyakit prostat, maka pencegahan penyakit prostat bisa dibantu dengan melakukan pengobatan yang tepat. Pengobatan yang tepat dilakukan adalah tergantung dari tingkat keparahan gejala yang dialami oleh si penderita. Dan juga tergantung dari sejauh mana gangguan tadi bisa mempengaruhi suatu produktivitas dan juga kesehatan penderita, kondisi kesehatan, gejala yang dialaminya dan juga dari ukuran pembesaran serta usia yang terjadi.

Pilihan jenis pengobatan yang juga termasuk menunggu waspada, serta perubahan dari gaya hidup, obat-obatan atau juga operasi. Dari beberapa penderita yang biasanya juga menunggu untuk melihat apakah gejala ini akan menjadi semakin parah atau juga tidak.

Beberapa jenis obat golongan Alpha Blockers yang bisa digunakan dalam membantu mengobati pembengkakan prostat misalnya seperti terazosin, doxazosin, tamsulosin, alfuzosin, dan silodosin. Obat obatan ini kemudian akan merileksan kandung kemih serta bagian otot yang ada di prostat sehingga membuat uretra menjadi tidak tertekan dan bisa dengan mudah membuat buang air kecil. Cialis atau juga taladafil yang banyak digunakan untuk membantu mengatasi mengobati disfungsi ereksi bisa juga digunakan dalam mengatasi masalah pembesaran prostat. Namun, obat ini jangan dikombinasikan dengan obat jenis golongan alpha blokers.

Jika Anda mengalami suatu pembesaran prostat atau BPH, maka pemeriksaan harus dilakukan dengan rutin paling tidak setiap tahunnya dan juga melakukan suatu evaluasi obat yang sedang Anda konsumsi. Apakah gejala yang terjadi bisa menjadi semakin ringan atau juga tidak. Dan banyak pada pria yang usianya 6- tahun ke atas, walaupun sudah mengalami masalah pembesaran prostat namun hanya mengalami gejala yang sifatnya ringan. dan daldma hal ini maka sikap Tunggu-Waspada bisa dibantu dengan menerapkan perubahan gaya hidup.

Untuk kasus gejala prostat yang parah maka disaat repon pada obat-obatan tidak terjadi dengan cukup bagus, maka dokter akan mempertimbangkan keadaan kesehata pada penderita yang akan menyarankan tindakan untuk melakukan operasi dalam membantu menghilangkan bagian dalam kelenjar prostat yang bisa menghalangi uretra.

Pencegahan Penyakit Prostat

Posted in Gejala Prostat | Tagged , , , , , , | Leave a comment